Kamis, 07 Januari 2016

INACA Press comference jakarta 8 januari 2016

Ketua umum asosiasi perusahan penerbangan nasional indonesia(indonesia national Air carrier Association/INACA)m.Arif wibowo mengatakan ,tahun 2016 merpakan tahun yang penuh tantangan namun tetap membuka peluang besar bagi maskapai Nasional untuk bisa terus bertumbuh dan memperluas pasarnya kenegara negara Asean seiring dengan berlakunya liberalidasi sektor penerbangan Asean(Asean open sky)tahun ini.sebenarnya kita sudah menghadapi liberalisasi penerbangan Asean dan sudah terlihat cukup mampu menghadapinnya.sekarang adalah saatnya untuj memperluas pasar agar betul betul memperoleh benefit dari situasi ini"kata Arif dalam jumpa pred awal tahun Inaca di jakarta,jum'at.Arif mengemukakan hal itu terkait dengan mulai berlakunya Asean open sky yang pemperbolekan negara negara diAsean melakukan penerbangan langsung ke sejumlah kota di negara anggota lingkup masyarakat Ekonomi Asean.hal yang sama di sampaikan Arif juga,untuk penerbangan charter yang menurutnya meski sedang mengalamin tekanan dalam industri oil and yang berpengaruh terhadap permintaan padar charter,namun justru membuka peluang bagi bisnis penerbangan charter untukmengalihkan aktivitas ke sektor penetbangan pariwisata.Arif mengstakan,kemampuan melihat peluang pada situasi ini justru memperlihatkan kemampuan maskapai penerbangan nasional dapat melakukan diversifikasi usahanya secara cepatkarena mengetahui potensi pasar secara cepat,sehingga dapat mendukung program nadional pemerintah khususnya dalam meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara pada tahun ini.meningkatkan daya saing dan terus terang membutukan bantuan pemerintah untuk bisa menjadikannya kuat untuk menjadi tuan rumah penerbangan di tanah sendiri.Dalam hal ini,INACA juga menyinggung soal penilaian yang dilakukan media asing terhadap keamanan dan keselamatan penerbangan nadional, terlebih menyakut maskapai nasional yang tergolong memiliki perhatian rendah dalam hal safety dan security.INACA mempertanyakan secara jriteria penilaian yang dilakukan media ading terhadap adpek ke amanan dan keselamatan penerbangan nasional,mengingat harus ada metodelogi yang jelas,terukur dan dapat dipertanggung jawabkan .ketua umum INACA M.Arif wibowo mengatakan bahwa kriteria yang jelas amat diperlukan mengingat industri penerbangan full regulated atau dipenuhi dengan berbagai aturan yang mengikat(mandatory) karena menyangkut risiko yang tinggi dan hidup manusia.maskapai nasional anggota INACA sendiri telah memiliki komitmen yang jelas akan aspek keamanan dan keselamatan penerbangan.safety is mandatory dan INACA berkomitmen agar seluruh maskapai selalu mengutamakan keamanan dan keselamatan penerbangan,kami akan senantiasa patuh pada peraturan /regulasi keamanan dan keselamatan yang ada baik dari pemerintah RI,Internasional civil Aviation organization (ICAO)federal Aviation Administration (FAA)dan European Aviation ssfety Agency(EASA)serta berbagai internasional regulator lainnya,kata Arif(jafaruddin 081318507604 )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar